Kamis, 30 November 2017

Mengalir Dengan Genangan

Bulan ini merupakan bulan yang penuh dengan air, maksudnya beberapa hari ini setiap hari yang terlewati tak ada satu haripun tanpa adanya hujan yang turun dari langit. Semua berawal beberapa bulan yang lalu, telah terprediksi sebelumnya saat cuaca yang panas mulai menghujam hari-hari.

Sabtu, 28 Oktober 2017

Desa Diantara Pinus dan Kabut

Sekitar seminggu yang lalu, merupakan suatu pengalaman yang mungkin tak terlupakan sebab hal itu mengajarakanku tentang betapa lingkungan mempengaruhi kehidupan manusia. Ini bukan cerita tentang seberapa tertinggalnya daerah tersebut, tetapi tentang bagaimana dalam keterbatasan mereka tetap menjalani kehidupan mereka dengan tetap tersenyum.

Sabtu, 07 Oktober 2017

The Island, Sea and Tree

Setelah sekian lama draft tulisan ini tertinggal waktu, akhirnya cerita SUIJI in Japan berlanjut kembali. Dalam kisah ini berlatar waktu hari ke-4 saya menginjakkan kaki di Negeri Sakura ini, penasaran bagaimana kisahku hari ini. Langsung saja, selamat membaca...

Kamis, 21 September 2017

Jeratan Zona Nyaman

Terkadang manusia berpikir mereka dapat melakukan segalanya hanya dengan kepalan tangannya sendiri. Akan tetapi, mereka tidak mengetahui hakikat mereka diciptakan dalam kaum dan membentuk suatu hubungan dengan manusia lainnya. Awalnya memang sedikit ambigu dan membingungkan, tapi itulah yang sempat terlintas dalam pikiranku saat itu. Sedikit dorongan lagi untuk menyelesaikan apa yang telah kita mulai bersama.

Rabu, 13 September 2017

Hati Dalam Wadah

Diam merupakan salah satu ungkapan bahasa yang sulit dimengerti bagi jiwa yang sering teracuhkan. Katakan apa yang ada dan apa adanya, jangan engkau menghilangkan makna yang sengaja terpautkan oleh bahasa diam itu. Memang sulit untuk mengerti betapa susahnya untuk memahami arti dalam diam, tetapi ada jiwa yang ingin dimengerti disetiap perbuatan diam itu dilakukan. Bagi dirimu jiwa yang peka akan kediaman seorang wanita, mengertilah mereka sangat ingin untuk dimengerti dan diperhatikan oleh jiwa-jiwa yang lalai akan sekitarnya.